Profile

Join date: Sep 15, 2022

About
0 Like Received
0 Comment Received
0 Best Answer

Candi Gedong Songo Rekreasi Memesona di Jawa tengah



Candi Gedong Songo sebagai tempat rekreasi yang berada di Desa Darum, Dusun Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa tengah. Kompleks candi ini dibuat pada era kesembilan Masehi. Gedong Songo datang dari bahasa Jawa, "Gedong" memiliki arti rumah atau bangunan, "Songo" memiliki arti sembilan . Maka Makna kata Gedongsongo ialah sembilan (barisan) bangunan.


https://www.javatravel.net/history menjelaskan bahwa Lokasi 9 candi yang menyebar di lereng Gunung Ungaran ini mempunyai panorama alam yang cantik. Disekitaran lokasi ada rimba pinus yang teratur rapi dan mata air yang memiliki kandungan belerang. Kabut tipis turun di atas gunung kerap ada menyebabkan mata tidak bisa melihat Candi Gedongsongo dari terlalu jauh. Candi Gedong Songo berada di ketinggian sekitaran 1.200 dpl dengan temperatur sekitaran 19 - 27 °C. Lokasi Candi Gedong Songo benar-benar gampang di capai dari beragam kota yang berada di sekelilingnya.


Situasi sejuk udara pegunungan dan terlepas dari pencemaran udara akan jadikan pengelaman tertentu untuk Anda yang menyukai akan keelokan alam. Selain Candi Gedong Songo sebagai tempat rekreasi alam menjadi satu diantara tempat rekreasi riwayat di kabupaten Semarang yang harus didatangi saat Anda sedang liburan. Candi Gedong Songo ini lebih banyak keserupaan dengan candi yang berada di Dieng yang ada di Kabupaten Banjarnegara. Komplek candi ini dibuat berderet dari bawah ke atas bukit-bukit mengintari kawah sumber air panas. Di mana komplek candi di Dieng banyak juga kawah air panas yang ada tidak jauh dari pusat candi.


Pembikinan candi yang simetris dan ada atas bukit memberikan kombinasi dari 2 religius yakni lokal yang berpedoman keyakinan pada leluhur dan budaya hindu di mana candi sebagai rumah beberapa dewa. Candi yang dibikin kuncup ke atas serupa dengan budaya zaman batu yakni punden berundak-undak. Konsepnya bawah makin ke pucuk, karena itu arwah leluhur makin dekat sama manusia. Ke-2 budaya ini bersatu di Candi Gedong Songo dengan mendeskripsikan sebagai tempat persembahan untuk arwah leluhur di mana tempat untuk lakukan acara itu ada di komplek candi yang ada di atas bukit-bukit.


Candi Gedong Songo mempunyai letak yang lain dari 1 candi dengan candi lainnya. Untuk ke arah candi-candi itu Anda dapat tempuh dengan jalan kaki, atau mungkin dengan berkuda pada harga sewa sekitaran Rp. 25.000,- sampai Rp. 70.000, ke-2 nya bisa dilaksanakan sekalian nikmati sarana dengan dibarengi situasi keelokan alam yang hebat. Arca-Arca di komplek Candi Gedong Songo yang dibikin pada era ke 8 Masehi tak lagi komplet. Arca-arca yang di temui cuma beberapa yang masih ada, seperti Durga (Istri Siwa), Ghanesa (Anak Siwa), Agastya (Seorang Resi) Dan dua ajudan dewa Siwa yakni Nandiswara dan Mahakala yang bekerja jaga pintu candi.


Komplek Candi Gedong Songo sendiri di dapatkan oleh Loten, di tahun 1740. Tahun 1804, Raffles menulis kompleks itu bernama Gedong Pitoe hanya karena diketemukan tujuh barisan bangunan. Van Braam membuat publisitas di tahun 1925, Friederich dan Hoopermans membuat tulisan mengenai Gedong Songo di tahun 1865. Tahun 1908 Van Stein Callenfels lakukan riset padat kompleks candi dan Knebel lakukan pendataan di tahun 1910-1911.


Di tahun 1916, Pemerintahan Belanda dengan cara resmi mulai lakukan riset di komplek candi yang diberikan pekerjaan pada waktu itu ialah oleh Dinas Purbakala Belanda. Di tahun 1928-1929, dilaksanakan pemugaran candi Gedong 1. Di tahun 1930-1932 dilaksanakan pemugaran pada candi Gedong 2. Pemerintahan Indonesia mengawali pemugaran di tahun 1977-1983, yang dipugar pada pada komplek candi gedong 3, 4 dan 5. Pada waktu itu yang lakukan pekerjaan pemugaran ialah SPSP, pada sekarang ini namanya beralih menjadi Balai Konservasi Warisan Purbakala. Di tahun 2009 Pemerintahan Indonesia mulai lakukan penskalaan ulangi semua komplek Candi Gedong Songo.


Penglihatan pertama Anda akan tertuju pada gapura masuk yang serupa candi, lalu jalan sesaat akan berjumpa dengan tempat tempat panggung dan komplek Candi Gedong Songo I. Umumnya pelancong akan berpose riang di komplek candi ini. Untuk yang ini Anda harus antre dan sabar. Untuk ke arah komplek candi II, Anda harus extra kuat dan semangat. Terletak sekitaran 500 mtr. lebih dari komplek candi I. Saat ada di komplek candi ke-2 , Anda akan rasakan ketidaksamaan dengan candi yang kesatu. Terletak yang ada pada ketinggian benar-benar baik untuk eksplore riwayat dan berpose riang.


Cuma memiliki jarak beberapa mtr. ke atas. Petualang akan mendapati komplek candi yang ke-3 . Komplek candi yang ke-3 ini lumayan komplet sejumlah 3 biji candi yang sama-sama bersisihan. Ditengah-tengah di antara Candi Gedong III dengan Gedong IV ada sebuah kepunden gunung untuk sumber air panas yang mengandung belerang lumayan tinggi. Anda bisa mandi dan menghangatkan badan di suatu pemandian yang dibuat di dekat kepunden itu. Sekadar info, jika dengan menyirami atau mandi sama air hangat yang memiliki kandungan belerang ini dapat menyembuhkan penyakit gatal-gatal atau penyakit kulit yang lain. Berbau belerangnya lumayan kuat dan kepulan asapnya cukup tebal saat dekati sumber air panas itu.


Anda dapat lakukan perjalanan kembali ke arah komplek candi ke-4 yang terletak cukup jauh dari komplek candi ke dua dan ke tiga. Perlu jalan beberapa saat mengintari bukit, karena itu Anda akan datang di komplek candi keempat. Dan candi ke-5 jaraknya pun tidak jauh dari tempat itu. Pada komplek candi yang ke-5, beberapa bangunan candi terlihat hancur karena suatu hal hingga cuma sebuah candi kecil saja yang masih ada. Daya Tarik Candi Ijo ini kerap jadi lokasi yang cantik untuk photo foto Pre Wedding. Disekitaran Gedong Songo atau Bandungan tersedia banyak kulineran ciri khas Ungaran. Anda dapat nikmati sate kelinci yang lezat dengan mengambil dompet sejumlah Rp. 15.000,-. atau minum wedang (minuman) ronde yang hangat.


Untuk Anda yang ingin berkunjung rekreasi Candi Gedong Songo, tak perlu cemas dengan ongkos yang anda mengeluarkan karena harga ticket masuk benar-benar dapat dijangkau. Untuk pelancong lokal ukuran orang dewasa atau anak-anak di atas lima tahun Rp. 6000 di hari biasa. Dan untuk pelancong asing Rp. 50.000. Untuk ke arah tempat rekreasi Candi Gedong Songo diperlukan perjalanan sekitaran 40 menit dari pusat keramaian Kota Ambarawa dengan perjalanan yang dikuasai dengan tanjakan dan kemiringan yang paling tajam. Lokasi candi dapat dilakukan dalam kurun waktu 10 menit dari objek rekreasi Bandungan. Jalur untuk ke arah teritori rekreasi Candi Gedong Songo dapat di raih dari arah mana saja, baik dari arah Kendal, Semarang, Solo atau Jogja.


T
TimmothyFleming

TimmothyFleming

More actions